Soal dan Pembahasan Ekonomi (Soshum) Bagian 4

  1. Di negara yang menerapkan sistem kurs leksibel, besar kecilnya nilai kurs ditentukan oleh ….

    1. pemerintah
    2. lembaga keuangan
    3. mekanisme pasar
    4. bank sentral
    5. money changer dan tersedianya cadangan devisa
    Jawaban : c

    Sistem Kurs Mengambang/Sistem Kurs Bebas (Floating Exchange Rate System) adalah suatu sistem devisa dimana kurs suatu mata uang dengan mata uang yang lain dibiarkan untuk ditentukan secara bebas oleh tarik menarik kekuatan pasar, sehingga kurs yang berlaku bersifat fleksibel.

  2. Bila pendapatan konsumen mengalami peningkatan dan biaya produksi suatu barang naik, maka ….

    1. harga dan jumlah keseimbangan naik
    2. harga keseimbangan naik, jumlah keseimbangan turun
    3. harga keseimbangan naik, jumlah keseimbangan tetap
    4. harga keseimbangan naik, jumlah keseimbangan bisa naik, turun, atau tetap
    5. harga dan jumlah keseimbangan bisa naik, turun, atau tetap
    Jawaban : d

    Jika pendapatan konsumen naik, maka permintaan terhadap barang mengalami kenaikan dan kurva permintaan bergeser ke kanan, sehingga harga keseimbangan naik. Dan jika biaya produksi suatu barang mengalami kenaikan, maka kurva penawaran bergeser ke kiri atas, sehingga harga barang naik. Sedangkan jumlah keseimbangan bisa naik, turun atau tetap tergantung pada besar kecilnya kenaikan harga barang tersebut.

  3. Untuk mengendalikan tingkat inflasi, Bank Indonesia akan melakukan kebijakan moneter kontraktif dengan cara menaikkan giro wajib minimum.
    SEBAB
    Menurut Irving Fisher, faktor utama yang menyebabkan inflasi adalah bertambahnya jumlah uang beredar.
    Jawaban : a

    Penyebab utama inflasi menurut Irving Fisher adalah naiknya jumlah uang yang beredar. Untuk mengatasinya dengan melakukan Kebijakan Moneter Kontraktif (Tight Money Policy/Politik uang ketat), artinya kebijakan untuk meningkatkan penawaran agregat sehingga dapat menambah produksi barang/jasa nasional dan berakibat terjadi penurunan harga-harga (deflasi), atau dengan kata lain kebijakan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar.

    Bentuk kebijakan moneter kontraktif diantaranya:

    1. Politik diskonto atau suku bunga (Discount Policy), menaikkan suku bunga
    2. Politik pasar terbuka (Open market policy), menjual surat-surat berharga
    3. Politik pagu kredit atau pembatasan kredit (Plafon credit policy), membatasi pemberian pinjaman
    4. Politik cadangan kas atau giro wajib minimum (Cash ratio poticy), menaikkan cadangan kas
    5. Politik uang ketat (Tight money policy), mengurangi jumlah uang yang beredar
  4. Pak Amir ditawari pekerjaan di perusahaan A dengan gaji Rp 2.500.000,00 per bulan, di perusahaan B dengan gaji Rp 3.000.000,00 per bulan, dan di perusahaan C dengan gaji Rp 2.250.000,00 per bulan. Bila Pak Amir memilih bekerja di perusahaan B, biaya peluangnya adalah Rp 4.750.000,00.
    SEBAB
    Biaya peluang adalah berapa yang dikorbankan karena seseorang telah memilih satu alternatif dari berbagai pilihan yang dihadapi.
    Jawaban : d

    Pembahasan: Biaya Peluang/Biaya Implisit/ Ongkos Alternatif (Opportunity Cost) adalah sejumlah barang atau pendapatan yang harus dikorbankan agar sejumlah barang yang lain dapat diproduksi/digunakan, dan yang dikorbankan sebesar pendapatan yang paling besar. Apabila Pak Amir memilih bekerja di Perusahaan B, maka biaya peluangnya Rp 2.500.000,00.

  5. Bila suku bunga deposito perbankan naik, suku bunga nominal tidak akan mengalami kenaikan.
    SEBAB
    Besarnya suku bunga nominal akan naik apabila tingkat inflasinya turun.
    Jawaban : c

    Suku bunga (Interest Rate) adalah Harga yang diterima oleh pihak yang meminjamkan atau dibayarkan oleh pihak yang meminjam karena adanya transaksi utang piutang dalam bentuk aset keuangan atau aset finansial (Surat-surat berharga) seperti saham, obligasi, deposito, wesel dan sebagainya yang biasanya diperdagangkan di pasar uang dan pasar modal.

    Tingkat Bunga Nominal atau Suku Bunga Nominal (Interest Rate Nominal), artinya harga yang harus dibayar karena meminjam uang untuk jangka waktu tertentu, suku bunga nominal merupakan tingkat bunga yang belum memperhitungkan unsur inflasi dan merupakan ukuran dari pertumbuhan uang, serta besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia atau sering disebut dengan BI Rate.

  6. Bila nilai tukar mulanya US$ 1,00 = Rp 10.000,00 kemudian meningkat menjadi US$ 1,00 = Rp 12.200,00, Neraca Perdagangan Indonesia akan menjadi surplus.
    SEBAB
    Depresiasi nilai rupiah terhadap US$ akan berdampak pada ekspor Indonesia meningkat dan impornya turun.
    Jawaban : a

    Jika kurs rupiah mengalami penurunan berarti terjadi depresiasi, sehingga harga barang menjadi lebih murah jika dipandang dari Negara asing. Kondisi ini berdampak pada peningkatan ekspor dan neraca perdagangan menjadi surplus (ekspor lebih besar dari pada impor).

  7. F.W. Taylor merupakan pencetus Manajemen Ilmiah, karena menguraikan penggunaan metode ilmiah, yaitu ….

    1. menggunakan ilmu pengetahuan bagi tiap-tiap unsur pekerjaan seseorang menggantikan metode lama yang bersifat untung-untungan.
    2. pilih pekerja secara ilmiah kemudian latihlah atau kembangkanlah pekerja tersebut.
    3. bekerja sama secara sungguh-sungguh dengan para pekerja untuk menjamin bahwa semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu yang yang telah dikembangkan.
    4. bagi pekerjaan dan tanggung jawab secara hampir merata.
    Jawaban : e

    Frederick Winslow Taylor mengemukakan empat prinsip manajemen penting, yaitu:

    1. pengembangan metode kerja terbaik
    2. pemilihan serta pengembangan pekerjapekerja
    3. usaha menghubungkan metode kerja terbaik dengan pekerja yang terpilih dan terlatih
    4. adanya kerjasama antara manajer dan non manajer, kerjasama mana melalui pembagian kerja, dan tanggung jawab manajer untuk merencanakan pekerjaan.
  8. Pak Made adalah pedagang. Harga sayur per kilogram di pasar Rp 50.000,00. Pada harga tersebut, jumlah sayur yang terjual adalah 100 kg. Karena merasa peluangnya masih cukup besar, esoknya Pak Made menyediakan sayuran lebih banyak. Untuk menarik pembeli, Pak Made menjual sayurannya dengan harga yang lebih rendah, yaitu Rp 40.000,00. Dengan harga tersebut, sayuran yang terjual mencapai 200 kg. Dengan demikian ….

    1. permintaan sayuran yang dihadapi Pak Made sifatnya elastis.
    2. penerimaan Pak Made meningkat sebesar Rp 3.000.000,00.
    3. koefisien elastisitas harga permintaan adalah 5.
    4. penawaran sayuran bersifat elastis.
    Jawaban : a

    Besarnya koeisien Elastisitas

    =QP x PQ=10010.000 x 50.000100 = 5 (elastis)

    Penerimaan atau TR = P × Q, dari Rp 5.000.000,00 menjadi Rp 8.000.000,00 sehingga penerimaan naik Rp 3.000.000,00.

    Kondisi pasar menunjukkan perhitungan elastisitas permintaan, buka elastisitas penawaran.

  9. Pekerjaan manajer sangat beragam dan kompleks. Menurut hasil penelitian Robert L. Katz, keterampilan yang dibutuhkan oleh manajer adalah ….

    1. keterampilan teknik.
    2. keterampilan manusiawi.
    3. keterampilan konseptual.
    4. keterampilan negosiasi.
    Jawaban : a

    Menurut Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Ketiga keterampilan tersebut adalah:

    1. Keterampilan konseptual (conceptional skill)
    2. Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)
    3. Keterampilan teknis (technical skill)
  10. Dalam teori kuantitas uang model Irving Fisher diasumsikan bahwa ….

    1. harga akan mempengaruhi banyaknya jumlah uang beredar
    2. perputaran uang dipengaruhi oleh jumlah transaksi dan harga
    3. jumlah transaksi dipengaruhi oleh jumlah uang beredar dan inflasi
    4. perubahan jumlah uang beredar akan mempengaruhi harga
    Jawaban : c

    Teori kuantitas tersebut dikemukakan oleh Irving Fisher (persamaan pertukaran), dengan rumus sebagai berikut:

     M V = P T

    Dari persamaan tersebut dapat diketahui hal berikut.

    1. Apabila terdapat perubahan pada M atau V, maka akan mengakibatkan perubahan yang sebanding terhadap P.
    2. Apabila terdapat perubahan terhadap T, maka akan terjadi perubahan yang sebaliknya terhadap P.
    3. Apabila terdapat perubahan P dan T, maka akan terjadi perubahan terhadap V.