Soal dan Pembahasan Bahasa Indonesia (TPS) Bacaan Bagian 2

            (1) Dewasa ini ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata. (2) Akibatnya, krisis lingkungan yang terjadi dalam skala nasional dan global, sudah sampai pada tahap yang serius mengancam eksistensi planet bumi tempat manusia, hewan, dan tumbuhan melangsungkan kehidupan. (3) Salah satu indikator kerusakan lingkungan adalah adanya degradasi lahan cukup nyata di depan mata. (4) Misalnya, banjir tahunan yang semakin besar dan meluas, sedimentasi sungai dan danau, tanah longsor, dan kelangkaan air, baik secara kuantitas ataupun kualitas. (5) Polusi air dan udara, pemanasan global, perubahan iklim, kefanaan spesies tumbuhan dan hewan, serta ledakan hama dan penyakit merupakan gejala lain yang serius mengancam penghidupan di planet bumi.

            (6) Berbagai kasus kerusakan lingkungan yang terjadi dalam lingkup nasional dan global tersebut berakar dari perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungannya. (7) Sebagai contoh dalam lingkup lokal, misalnya penebangan liar dan perusakan ekosistem hutan yang terjadi hampir seluruh pulau Indonesia. (8) Salah satu akibat yang dirasakan oleh masyarakat adalah banjir yang terjadi di berbagai pelosok tanah air. (9) Bahkan, di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang merupakan peristiwa rutin tiap tahun. (10) Bencana banjir sudah pasti menyebabkan berbagai korban, kesusahan, dan kerugian harta benda, bahkan nyawa manusia.

    Tabel Bencana Banjir, Korban, dan Kerugian Provinsi DKI Jakarta Tahun 2012

    Kota MadyaTotal Area Terendam
    (Ha)
    Korban (Jiwa)Perkiraan Kerugian (Rp)
    MengungsiMeninggal
    Jakarta Selatan18.911135.000.000.000,00
    Jakarta Timur13.700024.000.000.000,00
    Jakarta Pusat1500020.000.000.000,00
    Jakarta Barat112.500285.000.000.000,00
    Jakarta Utara1800115.000.000.000,00

    (Diadaptasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta, 2012)

            (11) Ada berbagai bentuk kerusakan lingkungan di muka bumi ini, tetapi selalu manusia yang menjadi penyebab utama. (12) Peningkatan jumlah penduduk yang sangat pesat, juga telah mengakibatkan terjadinya eksplorasi berlebihan terhadap sumber daya alam. (13) Hal itu terlihat pada eksplorasi hutan dan tambang yang memacu terjadinya kerusakan lingkungan dan degradasi lahan. (14) Padahal lahan dengan sumber dayanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan hewan, tumbuhan, dan manusia. (15) Kesalahan cara pandang dan pemahaman manusia tentang sistem lingkungan memunyai andil besar terhadap kerusakan lingkungan. (16) Cara pandang demikian telah melahirkan perilaku yang eksploitatif dan tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.



  1. Gagasan utama paragraf pertama adalah ….

    1. kerusakan alam dan lingkungan hidup akibat ulah manusia
    2. terancamnya eksistensi planet bumi akibat krisis lingkungan
    3. adanya banjir tahunan akibat kerusakan lingkungan hidup
    4. adanya krisis lingkungan dalam skala nasional dan global
    Jawaban : a

    Gagasan utama adalah pokok pikiran yang menjiwai suatu paragraf. Gagasan utama paragraf tersebut adalah pada kalimat (1) Dewasa ini, ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata. Dengan demikian gagasan utamanya ”kerusakan alam dan lingkungan hidup sebagai akibat ulah manusia”.



  2. Penggunaan diksi yang tidak tepat terdapat pada kalimat ….

    1. (1)
    2. (3)
    3. (4)
    4. (8)
    Jawaban : b

    Mengacu pada kata sebelumnya seharusnya menggunakan istilah degradasi lingkungan bukan degradasi lahan. Maksud degradasi lingkungan adalah penurunan kualitas lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan pembangunan yang dicirikan oleh tidak berfungsinya secara baik komponen-komponen lingkungan sebagaimana mestinya.

  3. Kesalahan penggunaan tanda baca terdapat pada kalimat ….

    1. (11)
    2. (12)
    3. (13)
    4. (14)
    Jawaban : d

    Tanda koma dipakai:

    1. di belakang kata atau ungkapan penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat dan
    2. di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.

    Pada kalimat (14) seharusnya “(14) Padahal, lahan dengan sumber dayanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan hewan, tumbuhan, dan manusia.

  4. Apakah penyebab utama terjadinya kerusakan lingkungan?

    1. Manusia memandang alam sebagai bagian dari kehidupannya.
    2. Adanya kesalahan cara pandang manusia terhadap alam.
    3. Cara pandang seseorang memengaruhi perilakunya.
    4. Cara pandang manusia terhadap alam berbeda-beda.
    Jawaban : b

    Jawaban B merupakan pertanyaan yang sesuai dengan isi teks tersebut pada kalimat (15) Kesalahan cara pandang dan pemahaman manusia tentang sistem lingkungan mempunyai andil besar terhadap kerusakan lingkungan.

  5. Kalimat yang tidak efektif adalah kalimat ….

    1. (1) dan (3)
    2. (2) dan (5)
    3. (6) dan (8)
    4. (7) dan (9)
    Jawaban : d

    Ciri-ciri kalimat efektif adalah:

    1. Adanya kesatuan gagasan, yaitu memiliki subjek, predikat, serta unsur-unsur lain (O/K) yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.
      Contoh: Di dalam keputusan itu merupakan kebijaksanaan yang dapat membantu keselamatan umum.
      Kalimat tersebut tidak efektif karena kata “Di dalam keputusan itu” bukan subjek, melainkan sebuah keterangan maka kata “Di dalam” dihilangkan.
    2. Adanya kesejajaran, yaitu memiliki kesamaan bentukan/imbuhan.
      Contoh: “Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan”.
      Kalimat tersebut tidak memiliki kesejajaran antara predikat-predikatnya. Yang satu menggunakan predikat aktif, yakni imbuhan me-­, sedang yang satu lagi menggunakan predikat pasif, yakni menggunakan imbuhan di-­ maka perlu diubah sebagai berikut.
      “Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan”. Atau “Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan”.
    3. Adanya kehematan, yaitu tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu.
      Contoh: “Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya”.
      Pemakaian kata bunga-­bunga dalam kalimat di atas tidak perlu karena  kata mawar, anyelir, dan melati terkandung makna bunga maka perlu diubah sebagai berikut.
      “Mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya”.
    4. Adanya penekanan, yaitu kalimat yang dipentingkan harus diberi penekanan. Caranya: Mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat.
      Contoh: “Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain”
      Kalimat tersebut tidak efektif maka perlu mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat sebagai berikut. “Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini”.
  6. Apa simpulan isi teks tersebut?

    1. Kerusakan lingkungan selalu disebabkan oleh ulah manusia.
    2. Kerusakan alam dan lingkungan terjadi dalam lingkungan nasional dan global.
    3. Ada banyak faktor penyebab terjadinya kerusakan alam dan lingkungan.
    4. Krisis lingkungan sudah sampai mengancam eksistensi planet bumi.
    Jawaban : a

    Simpulan adalah pendapat akhir berdasarkan pendapat-pendapat sebelumnya. Simpulan mencakup keseluruhan isi bacaan. Simpulan pada bacaan tersebut ditunjukkan pada kalimat “(1) Dewasa ini ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata”.

  7. Tujuan penulisan teks tersebut adalah ….

    1. menjelaskan berbagai faktor penyebab kerusakan lingkungan
    2. membuktikan pentingnya bersikap hati-hati terhadap lingkungan
    3. menjelaskan bahwa kerusakan lingkungan disebabkan ulah manusia
    4. menggambarkan terjadinya kerusakan lingkungan di lingkup nasional dan global
    Jawaban : c

    Isi bacaan tersebut terdapat pada kalimat “(1) Dewasa ini ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata dan (15) Kesalahan cara pandang dan pemahaman manusia tentang sistem lingkungan memunyai andil besar terhadap kerusakan lingkungan”. Tujuan penulis adalah menjelaskan bahwa ulah manusia dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan.

  8. Apa judul yang tepat untuk teks tersebut?

    1. Akibat Kerusakan Lingkungan Hidup
    2. Lingkup Kerusakan Lingkungan Hidup
    3. Cara Pandang terhadap Lingkungan Hidup
    4. Berbagai Bentuk Kerusakan Lingkungan Hidup
    Jawaban : e

    Judul adalah kepala karangan dan judul merupakan bagian dari tema suatu karangan.

    Syarat-syarat judul:

    1. harus berbentuk frasa;
    2. tanpa ada singkatan atau akronim;
    3. awal kata harus huruf kapital kecuali preposisi dan konjungsi;
    4. tanpa tanda baca di akhir judul karangan;
    5. menarik perhatian;
    6. logis;
    7. sesuai dengan isi;
    8. judul harus: asli, relevan, provakitif, dan singkat.
  9. Apa simpulan keseluruhan isi tabel dalam teks tersebut?

    1. Jumlah korban manusia dan kerugian di Jakarta Barat adalah yang terbesar.
    2. Jumlah area yang terkena banjir, korban, dan kerugian di seluruh Jakarta sama.
    3. Jumlah korban mengungsi di Jakarta Barat lebih besar daripada Jakarta Timur.
    4. Jumlah korban meninggal tidak sama di seluruh wilayah Jakarta.
    Jawaban : e

    Simpulan isi tabel tersebut adalah data bencana banjir, korban, dan kerugian Provinsi DKI Jakarta Tahun 2012 pada tiap wilayah menunjukkan perkiraan kerugian yang tidak sama.

  10. Apa kelemahan teks tersebut?

    1. Tidak ada contoh ulah manusia penyebab kerusakan lingkungan.
    2. Isi tabel tidak terkandung keseluruhan isi paragraf sebelumnya.
    3. Isi paragraf pertama dan paragraf kedua tidak berhubungan.
    4. Tidak ada penjelasan faktor penyebab kerusakan alam.
    Jawaban : b

    Kelemahan isi tabel adalah tidak memasukkan penjelasan yang ada dalam paragraf ke dalam tabel secara keseluruhan.