Materi Online


Deret Angka - TPA (TPS) SBMPTN



        Deret bisa juga disebut dengan barisan. Barisan adalah daftar urutan bilangan dari kiri ke kanan yang memiliki karakteristik atau pola tertentu. Setiap bilangan dalam barisan merupakan suku dalam barisan. Definisi deret secara umum adalah penjumlahan suku-suku dari suatu barisan. Sedangkan deret aritmetika memiliki pengertian jumlah dari barisan angka.

Contoh deret angka sebagai berikut: 2, 6, 10, 14, ....., ......
Aturan pembentukannya adalah ditambah 4. Dua suku berikutnya adalah 16 dan 18.

 

Soal 1

1, 2, 4, 8, 16, 32, .....

  1. 63
  2. 64
  3. 65
  4. 66
  5. 67

Jawaban : B

Pola : 21   22   23   24   25   26 

Jadi, 26 = 64 

 

Soal 2

1, 5, 3, 10, 5, ...., ..... 

  1. 15, 6
  2. 20, 7
  3. 25, 8
  4. 30, 9
  5. 35, 10

Jawaban : B

1, 5, 3, 10, 5, ....., ..... 

Angka 1 ke angka 3 berpola ditambah 2, sedangkan angka 5 ke angka 10 berpola dikalikan 2. Jadi, jawabannya: 10 x 2 = 20 dan 5 +2 = 7. 

 

Soal 3

1, 1, 4, 8, 9, ..., .... 

  1. 11, 27 
  2. 15, 24 
  3. 19, 21 
  4. 23, 18 
  5. 27,16 

Jawaban : E

1, 1, 4, 8, 9, …., ….

Angka 1 ke angka 4 merupakan bentuk bilangan kuadrat, sedangkan angka 1 ke angka 8 merupakan bentuk pangkat 3. Jadi, jawabannya: 33 = 27 dan 42 = 16. 

 

Soal 4

2, 2, 4, 6, 10, .... , .... 

  1. 16, 26 
  2. 18, 34 
  3. 20, 32 
  4. 22, 30 
  5. 24, 48 

Jawaban :  A

 2, 2, 4, 6, 10, ….., ….. 

Pola bilangan tersebut adalah dua bilangan yang bersebelahan dijumlahkan, kemudian ditulis di barisan selanjutnya. Jadi, jawabannya adalah:  6+10 = 16, 16+10 = 26. 

 

Soal 5

140, 145, 142, 147, 144, .... , ..... 

  1. 146, 147 
  2. 147, 149 
  3. 149, 146 
  4. 149, 147 
  5. 147, 146 

Jawaban : C

140, 145, 142, 147, 144,

Pola bilangan tersebut adalah setiap meloncati dua bilangan harus ditambah 2. Jadi, bilangan selanjutnya adalah: 147+2 = 149, 144+2 = 146.

 

Soal 6

3, -1, 2, 1, 1, .... , ..... 

  1. 2, 1 
  2. 3, 0 
  3. 2, 3 
  4. 4, 5 
  5. 5, 6 

Jawaban : B

3, -1, 2, 1, 3, ..…, …..

Angka 3 ke angka 2 berpola dikurangi 1, sedangkan (-1) ke 1 berpola ditambah 2. Jadi, jawabannya dua bilangan selanjutnya adalah: 1+2 = 3 dan 1-1 = 0. 

 

Soal 7

1, 42, 72, 2, 36, 36, ....., ..... 

  1. 3, 30 
  2. 3, 36
  3. 6, 30 
  4. 6, 36 
  5. 9, 30 

Jawaban : A

1, 42, 72, 2, 36, 36, ..…, .….

Perhatikan angka 1 dan 2 memiliki pola loncat 3 kemudian ditambah angka 1 begitu seterusnya. Sedangkan 42 ke 36 berpola loncat 3 dan ditambah (-6). Jadi, jawabannya adalah 2+1=3, 36+(-6) = 30. 

 

Soal 8

6, 5, 4, 3, 7, 6, 5, 4, 8, ..... , ..... , .....

  1. 9, 8, 7 
  2. 8, 7, 6 
  3. 7, 6, 5 
  4. 6, 5, 4 
  5. 5, 4, 3

Jawaban : C

6, 5, 4, 3, 7, 6, 5, 4, 8, .…., .…., .….

Perhatikan angka 6 dan 7 berpola ditambah 1 dan loncat 4 bilangan. Untuk bilangan yang lain polanya sama, setiap loncat 4 harus ditambah angka 1. Jadi, jawabannya 6+1 = 7, 5+1 = 6, dan 4+1 = 5.

 

Soal 9

8, 11, 17, 24, 23, 37, ....., ....., ..... 

  1. 26, 51, 27 
  2. 34, 52, 30 
  3. 30, 54, 34 
  4. 28, 52, 30 
  5. 26, 50, 26 

Jawaban : E

8, 11, 17, 24, 23, 37, .…., .…., .….

Dari angka 8 ke angka 17 berpola ditambah 9, kemudian pola semakin menurun, yaitu ditambah 6,3, kemudian 0. Sedangkan dari angka 11 ke angka 24 berpola ditambah 13. Jadi, angka selanjutnya adalah: 23+3 = 26 , 37+13 = 50, 26+0 = 26. 

 

Soal 10

8, 1, 11, 4, 14, 9, 17, ..... 

  1. 13
  2. 14
  3. 15
  4. 16
  5. 17

Jawaban : D

8, 1, 11, 4, 14, 9, 17, …..

Dari angka 8 ke angka 11 berpola ditambah 3, sedangkan  dari angka 1 ke angka 4 berpola ditambah 3 kemudian ditambah kelipatan angka ganjil. Jadi, angka selanjutnya adalah 9+7 = 16.