Materi Online


Sumber Daya Alam - Geografi (Soshum) SBMPTN



A. JENIS SUMBER  DAYA ALAM

 

a. Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam  yang dapat  diperbaharui adalah  sumber  daya alam  yang mudah  untuk didapatkan kembali, baik secara alami maupun dengan teknik budidaya.

  1. Pertanian
    Ciri-ciri  pertanian di Indonesia, antara  lain  pertanian subsistem, lahan  pertanian  sempit, dan pengolahan  lahan tidak merata.
  2. Perkebunan
    Perkebunan memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
    • Modal usaha besar dan memiliki  administrasi yang teratur.
    • Teknik pengolahannya  modern dan hasilnya untuk keperluan ekspor.
    • Memperhitungkan laba/rugi.
    • Memiliki jenis tanaman, seperti tebu, karet, kelapa sawit, kopi, teh, cengkeh, tembakau, dan kapas.
  3. Kehutanan
    Fungsi hutan terbagi atas dua jenis, yakni fungsi langsung dan tidak langsung.
    Fungsi tidak langsung hutan sebagai berikut.
    • Hidrologis: penyimpan cadangan air dan pengaturan debit air.
    • Orologis: pencegah erosi dan banjir.
    • Klimatologis: pengatur kelembapan tanah/iklim dan cuaca.
    • Suaka alam: melindungi tumbuhan dan hewan.
    Fungsi langsung hutan sebagai berikut.
    • Ekonomis: menambah devisa negara karena hasil-hasil perhutanan dapat dijual.
    • Strategis: hutan berfungsi untuk keperluan pengetahuan.
    • Estetis: sarana tempat keindahan dan rekreasi.
  4. Peternakan
    Peternakan dibedakan menu rut jenis ternak yang dibiakkan, seperti ternak hewan besar, ternak hewan kecil, dan ternak unggas.
  5. Perikanan
    Perikanan dibedakan menu rut jenis air yang digunakan untuk pembiakan  ikan. Macam-macam perikanan sebagai berikut.
    • Perikanan darat: perikanan air payau (tambak), perikanan kolam air tawar, perikanan di rawa, waduk, sungai, atau perikanan di sawah.
    • Perikanan laut: perikanan laut dibedakan  berdasarkan pelakunya, seperti  perikanan rakyat dan perikanan industri.

 

b. Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui merupakan sumber daya alam yang sangat sukar didapatkan  kembali jika ketersediannya telah habis. Hal itu  karena jumlahnya di alam sangat terbatas. Jen is sumber daya tersebut dibedakan sebagai berikut.

  1. Berdasarkan kedudukannya
    Sumber daya tidak terbarukan adalah bahan-bahan yang berasal dari mineral, seperti mineral bahan bakar, mineral industri, dan mineral bijih logam (ore). Mineral bijih logam biasa disebut bahan galian.
  2. Berdasarkan cara terbentuknya
    • Bahan  galian hasil pengayaan  sekunder:  bahan  galian yang  terkonsentrasi  karena proses pelarutan pada batuan hasil pelapukan.
    • Bahan   galian   hasil   pengendapan:  bahan   galian  yang   terkonsentrasi   karena pengendapan  di dasar sungai karena proses pelapukan.
    • Bahan galian magmatik: bahan galian yang terjadi karena magma yang ada di dalam bumi.
    • Bahan galian hidrotermal: bahan galian yang terbentuk melalui resapan magma cair yang membeku di celah struktur lapisan bumi.
    • Bahan  galian  metamorfosis  kontak:  bahan  galian  berupa batuan  sekitar  magma. Bahan  ini  terbentuk akibat  persentuhan  dengan  magma  hingga  berubah  menjadi mineral yang memiliki nilai ekonomis.

 

 

B. SEBARAN  SUMBER  DAYA ALAM DI INDONESIA

 

a. Sumber Daya Mineral

Persebaran bahan tambang di Indonesia sesuai dalam tabel berikut.

Bahan Tambang Daerah
Minyak Bumi Jawa (Cepu, Jatibarang); Sumatra (Langkat, dataran   Riau, Jambi, Palembang, Pangkalan  Brandan,  Dumai);  Kalimantan  (Pulau  Bunyu  dan Tarakan); Maluku (Bula); Papua (Sarong dan Babo)
Batu Bara Bukit  Asam  (Sumatra  Selatan);  Umbilin  (Sumatra  Barat);  Sungai  Berau
Gas Alam Arun (Aceh); Badak (Bontang-Kalimantan Timur); Kepulauan Natuna
Bijih Besi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah,  Sulawesi Tenggara,  Lampung, Jambi,  Sumatra  Selatan,  Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara
Bauksit (Bijih Aluminium) Kepulauan Riau, Pulau Bintan, Pulau Bintang, dan Singkawang
Timah Pulau Singkep, Bangka, Belitung
Nikel Pulau Halmahera, Pulau Mantang, Pulau Gag, sekitar Kolaka
Seng Jawa Timur, Sumatra Ba rat, Sumatra Selatan, Kalimantan Ba rat, Kalimatan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara
lntan Kalimantan Selatan (Martapura)
Tembaga Cikotok   (Banten),   Songkarapi   (Sulawesi   Selatan),   Kompara   (Papua), Tembagapura (Papua), dan Muara Sipeng (Sulawesi)
Emas dan Perak Rejang Lebong (Bengkulu), Tembagapura (Papua), dan Banten Selatan
Batu Kapur Pegunungan  kapur di Jawa,  Sumatra  Utara,  Sulawesi  Selatan,  Sulawesi Tenggara, Bali bagian selatan, dan Papua bagian selatan
Yodium Mojokerto dan Semarang
Pasir Kuarsa Bangka, Belitung, Madura
Granit Pulau Karimun (Riau)

 

b. Sumber Daya Energi

  1. Minyak bumi dan gas alam
    Minyak   bumi   disebut  mineral  organik   karena  bahan   pembentuknya  berasal  dari organisme, yakni plankton.  lstilah minyak bumi  atau petroleum berasal dari kata petro artinya  batuan  dan oleum  artinya  minyak.  Minyak  bumi  diperoleh  dari lapisan  batuan yang ada  beberapa kilometer di bawah permukaan  bumi. Minyak bumi dan gas alam di Indonesia tersebar di beberapa tempat, seperti daerah Cepu dan Madura, Jawa Timur.
  2. Batu bara
    Batu  bara sering  disebut  dengan  kastobiolit  padat,  yakni sumber  tenaga yang berasal dari tumbuhan.  Batu bara sebenarnya tersebar hampir  di seluruh Indonesia, seperti di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sawahlunto, Bayah (Banten), Sukabumi, Nanggulan (Yogyakarta), Tulungagung  dan Papua. Namun, kini yang beroperasi hanya tam bang batu bara di Sumatra, yaitu Ombilin dan Bukit Asam.