Materi Online


Konsep dan Objek Kajian Sosiologi - Sosiologi (Soshum) SBMPTN



A.  KONSEP DASAR SOSIOLOGI

 

a. Definisi Sosiologi

Secara etimologi, sosiologi berasal dari kata socious yang berarti teman dan logos yang berarti kata,  perkataan  atau  pembicaraan.  Soerjono  Soekanto  mengemukakan   bahwa  sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.

 

b. Objek Kajian Sosiologi

Sesuai  dengan definisinya, secara  umum  objek sosiologi  adalah  masyarakat.  Sementara  itu, sosiologi sebagai ilmu pengetahuan memiliki objek kajian sebagai berikut.

  1. Objek material
    Objek material  dari sosiologi  adalah  kehidupan  sosial,  gejala-gejala,  kejadian-kejadian, dan proses hubungan  antara manusia yang saling memengaruhi  kesatuan manusia itu sendiri.
  2. Objek formal
    Objek formal sosiologi merujuk  kepada peran manusia sebagai makhluk sosial. Dengan demikian,  objek  formal  sosiologi  adalah  hal  yang  menjelaskan  hubungan   manusia dengan  manusia  lainnya serta  proses yang  timbul   akibat dari  hubungan  manusia di dalam masyarakat.

 

c. Ciri-Ciri  Keilmuan Sosiologi

Sosiologi   sebagai   ilmu   sosial   memiliki  ciri-ciri   utama   sebagai   berikut   (Sosiologi   Suatu Pengantar, Soerjono Soekanto,  1990).

  1. Empiris
    Sosiologi berciri empiris karena didasarkan pada pengamatan (observasi) terhadap kenyataan-kenyataan sosial dan hasilnya tidak bersifat spekulatif.
  2. Teoritis
    Sosiologi  berciri  teoritis  artinya  sosiologi  selalu  berusaha untuk  menyusun  kesimpulan dari hasil-hasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuwan.
  3. Kumulatif
    Sosiologi  berciri kumulatif artinya  teori-teori dalam sosiologi  dibentuk atas  dasar teori• teori yang sudah ada sebelumnya, kemudian diperbaiki, diperluas, serta diperdalam.
  4. Non-etis
    Sosiologi berciri non-etis artinya sosiologi tidak mempersoalkan baik-buruknya fakta, tetapi yang lebih penting adalah menjelaskan fakta tersebut secara analitis dan apa adanya.

 

d. Kegunaan Sosiologi

Kegunaan sosiologi sebagai ilmu sosial secara umum sebagai berikut.

  1. Perencanaan sosial
    Sosiologi dapat digunakan sebagai acuan untuk mempersiapkan masa depan kehidupan masyarakat secara ilmiah.
  2. Penelitian
    Sosiologi dapat digunakan  sebagai bahan perencanaan sosial atau pemecahan masalah-masalah sosial.
  3. Pembangunan
    Sosiologi berguna  untuk menyediakan  data-data mengenai aksi sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan.
  4. Pemecahan masalah sosial
    Sosiologi dapat digunakan  untuk menyelidiki  persoalan-persoalan umum dalam masyarakat dengan  maksud untuk menemukan  dan menafsirkan kenyataan-kenyataan yang ada di dalam kehidupan  kemasyarakatan.

 

 

B. REALITAS  SOSIAL BUDAYA

 

Realitas sosial budaya mengandung  arti sebagai kenyataan-kenyataan sosial budaya di sekitar lingkungan masyarakat tertentu. Kenyataan sosial budaya terbentuk karena adanya pola-pola hubungan  dalam masyarakat. Beberapa realitas sosial budaya, antara lain:

  1. Masyarakat dan kebudayaan
  2. Masyarakat dan interaksi sosial
  3. Status dan peranan
  4. Nilai, norma, dan lembaga sosial
  5. Perilaku menyimpang  dan pengendalian sosial

 

 

C. PENELITIAN SOSIOLOGI

 

a. Metode Penelitian Sosiologi

Menurut  Soerjono  Soekanto  (1986),  ada  beberapa  metode  yang  sering  digunakan  dalam penelitian sosiologi.

  1. Metode statistik
  2. Metode eksperimen (percobaan)
  3. Metode induktif dan deduktif
  4. Metode studi kasus
  5. Metode survei lapangan
  6. Metode partisipasi
  7. Metode empiris dan rasionalistis
  8. Metode fungsionalisme
  9. Metode studi pustaka

 

b. Teknik Pengumpulan Data Penelitian

  1. Observasi
    Metode pengumpulan data melalui proses pengamatan langsung di lapangan.
  2. Wawancara
    Proses memperoleh  keterangan untuk tujuan  penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara peneliti dengan objek penelitian.
  3. Angket (kuesioner)
    Suatu daftar yang berisi pertanyaan yang harus dijawab secara tertulis oleh responden.
  4. Tes
    Pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan  untuk mengukur  keterampilan, pengetahuan intelegensi, kemampuan, atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.