Hakikat Geografi - Geografi (Soshum) SBMPTN
A. KONSEP GEOGRAFI
Konsep geografi merupakan konsep yang digunakan untuk mempelajari dan memahami fenomena geografi yang terjadi.
a. Konsep Lokasi
- Lokasi absolut
Lokasi suatu wilayah yang didasarkan pada garis lintang dan garis bujur. - Lokasi relatif
Lokasi suatu wilayah di permukaan bumi atau lokasi wilayah yang dipengaruhi oleh wilayah lain di sekitarnya.
b. Konsep Jarak dan Keterjangkauan
Konsep keterjangkauan (accessibility) merupakan konsep yang berhubungan dengan kemudahan sarana dan prasarana. Contohnya, transportasi dan komunikasi. Konsep jarak terbagi dua sebagai berikut.
- Jarak absolut, yakni jarak sebenarnya yang ditarik lurus antara dua titik.
- Lokasi relatif, jarak berdasarkan pertimbangan waktu dan kemudahan transportasi.
c. Konsep Pola dan Morfologi
- Konsep pola
Konsep pola menitikberatkan pada pola keruangan, baik ala mi maupun sosial budaya. - Konsep morfologi
Konsep morfologi menitikberatkan pada usaha untuk menjelaskan bentuk-bentuk muka bumi.
d. Konsep Aglomerasi
Konsep aglomerasi merupakan konsep yang mengungkapkan kecenderungan persebaran gejala geografi pada suatu tern pat atau pengelompokan penduduk dan aktivitasnya di suatu daerah. Contohnya, nelayan tradisional di pantai utara Pulau Jawa hidup mengelompok di muara-muara sungai besar.
e. Konsep Nilai Guna
Manfaat suatu daerah atau wilayah mempunyai nilai tersendiri bagi setiap orang yang menggunakannya. Contohnya, daerah sejuk di pegunungan yang jauh dari kebisingan seperti di puncak Bogor-Cianjur banyak dijadikan sebagai tern pat peristirahatan dan rekreasi.
f. Konsep Diferensiasi Area
Konsep diferensiasi area merupakan konsep yang mengintegrasikan fenomena menjadi suatu tern pat atau wilayah yang mempunyai corak tersendiri (ciri khas). Contohnya, pertanian sayuran banyak ditemukan di daerah pegunungan.
g. Konsep Keterkaitan Keruangan
Konsep keterkaitan keruangan merupakan konsep yang menunjukkan derajat keterkaitan antarwilayah, baik alam maupun sosial. Contohnya, tanaman teh berada di pegunungan dan peternakan sapi perah berada di daerah sejuk.
h. Konsep lnteraksi dan lnterdependensi
Konsep interaksi dan interdependensi merupakan konsep yang berkaitan dengan hubungan saling ketergantungan antara dua tempat. Contohnya, perkembangan desa dan kota berbentuk informasi melalui media massa.
B. PENDEKATAN GEOGRAFI
a. Pendekatan Keruangan (Spatial Approach)
Pendekatan keruangan mengkaji adanya perbedaan tempat melalui penggambaran letak distribusi, relasi, dan interelasinya. Contohnya, kemiskinan mendorong penduduk desa melakukan urbanisasi ke kota.
b. Pendekatan Lingkungan (Ecological Approach)
Pendekatan lingkungan (ekologi) menelaah perubahan keseimbangan ekosistem yang disebabkan adanya interaksi dan interelasi antara aspek fisik dan aspek sosial geografi (interaksi organisme dengan lingkungannya).
c. Pendekatan Kompleks Wilayah
Pendekatan kompleks wilayah (regional) membandingkan berbagai wilayah berdasarkan aspek keruangan dan lingkungan secara komprehensif.
C. PRINSIP GEOGRAFI
Prinsip-prinsip geografi merupakan dasar pemikiran yang digunakan dalam mengkaji fenomena geografi. Prinsip-prinsip geografi adalah sebagai berikut.
a. Prinsip Distribusi
Prinsip distribusi memberikan gambaran tentang penyebaran fenomena geografi yang tidak merata di muka bumi, serta penyebab terjadinya fenomena tersebut. Contohnya, perbedaan dari persebaran intensitas curah hujan antara Indonesia bagian timur dengan Indonesia bagian barat.
b. Prinsip lnterelasi
Prinsip interelasi menunjukkan hubungan timbal balik atau saling keterkaitan dari berbagai aspek yang terlibat dalam suatu fenomena geografi. Contohnya, hubungan antara faktor fisik manusia dapat mengungkapkan karakteristik fenomena geografi di suatu tempat.
c. Prinsip Deskripsi
Prinsip deskripsi merupakan penggambaran atau penjelasan lebih jauh mengenai gejala• gejala geosfer yang diselidiki atau dipelajari kemudian disajikan dalam bentuk tulisan, diagram, tabel, peta, atau gambar.
d. Prinsip Korologi
Prinsip korologi merupakan analisis gejala, fakta, atau masalah geografi di suatu tempat yang ditinjau dari pola sebaran, interelasi, interaksi, dan integrasinya dalam ruang.
D. ASPEK GEOGRAFI
a. Aspek Fisik
Aspek fisik adalah aspek yang mengkaji segala fenomena geosfer yang memengaruhi keberlangsungan hidup manusia. Aspek fisik yang dimaksud adalah aspek astronomis, kimiawi, biologis, dan semua fenomena alam yang dapat langsung diamati.
- Aspek topologi
Aspek topologi adalah aspek yang membahas letak atau lokasi suatu wilayah, bentuk muka bumi, luas area, dan batas-batas wilayah dengan ciri khas tertentu. - Aspek biotik
Aspek biotik adalah aspek yang membahas unsur makhluk hidup, seperti vegetasi (tumbuhan atau flora), dunia binatang (fauna), dan kajian penduduk. - Aspek nonbiotik
Aspek nonbiotik adalah aspek yang membahas kondisi lingkungan, seperti kondisi tanah, hidrologi (tata air) baik perairan darat maupun laut, serta kondisi iklim suatu wilayah.
b. Aspek Nonfisik
Aspek nonfisik atau aspek sosial adalah aspek yang mengkaji hubungan manusia dengan fenomena geosfer. Kajian ini meliputi aspek politik, antropologis, ekonomis, dan aspek yang berhubungan dengan pola hid up manusia (kebudayaan). Aspek nonfisik memandang manusia sebagai fokus utama kajian geografi dengan memperhatikan pola penyebaran manusia dalam ruang dan hubungan perilaku manusia terhadap lingkungannya. Macam-macam aspek yang dibahas dalam kajian ini sebagai berikut.
- Aspek sosial
Aspek sosial adalah aspek yang membahas mengenai unsur tradisi, adat-istiadat, komunitas, kelompok masyarakat, dan lembaga-lembaga sosial. - Aspek ekonomi
Aspek ekonomi adalah aspek yang membahas mengenai unsur pertanian, perkebunan, pertambangan, perikanan, industri, perdagangan, transportasi, dan pasar. - Aspek budaya
Aspek budaya adalah aspek yang membahas mengenai unsur pendidikan, agama, bahasa, dan kesenian. - Aspek politik
Aspek politik adalah aspek yang membahas mengenai unsur pemerintahan dalam kehidupan masyarakat.