Soal dan Pembahasan TIU Bagian 81

  1. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Microsoft baru saja meluncurkan&nbsp;<em>artificial inteligence</em> (Al) khusus untuk remaja. Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut "<em>millennial</em>". Sayangnya, 'Tay' malah meracau. la mengicaukan beberapa kalimat rasial di Twitter. Namun, beberapa kicauan itu telah dihapus saat ini. Hal tersebut memicu kontroversi di kalangan netizen. <em>Vice President of Microsoft Research</em> Peter Lee pun meminta maaf. "Kami minta maaf sedalam-dalamnya atas kicauan ofensif yang tak sengaja dilontarkan 'Tay,' kata dia, sebagaimana dilaporkan Mashable dan dihimpun Kompas Tekno, Selasa (29/3/2016).</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Meski meminta maaf, Lee tak mengakui insiden itu semata-mata kesalahan Microsoft. Menurut dia, sebelum diluncurkan, 'Tay' sudah dites berkali-kali agar hal-hal yang tak diinginkan terjadi. la pun berdalih kicauan rasial 'Tay' adalah hasil manipulasi <strong>oknum-oknum</strong> tak bertanggung jawab. "Ada pihak-pihak yang mengeksploitasi kelemahan 'Tay' saat 24 jam pertama dirilis," ia menuturkan. Untuk sementara, 'Tay' akan dinonaktifkan hingga waktu yang belum dipastikan.</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Pada dasarnya, 'Tay' mirip dengan asisten digital semisal "Siri" dan "Cortana". Bedanya, 'Tay' lebih spesifik menyasar remaja. la dibuat dengan pola pikir remaja, gaya bicara remaja, dan segalanya berbau remaja. Pekan lalu, 'Tay' diluncurkan sebagai eksperimen awal untuk mempelajari gimik generasi muda. la dirilis di Kik, Group Me, dan Twitter. Sekali berkoneksi dengan Tay di aplikasi-aplikasi tersebut, Anda bisa bertukar pesan penuh guyonan, membidik <em>selfie</em>, dan bermain <em>game</em>. (Sumber: <em>http://tekno.kompas.com/ tanggal 29 Maret 2016</em>)</p> <p>Wacana di atas berisi tentang ....</p>
    1. Asisten digital millenial berkicau rasis di Twitter
    2. Penarikan 'Tay' setelah berkicau rasis di Twitter
    3. Asisten digital millenial 'Tay'
    4. Kekurangan 'Tay' asisten digital baru Microsoft
    5. Perkenalan asisten digital 'Tay' di Twitter
    Jawaban : b

    Untuk mengetahui isi wacana, sebelumnya harus diketahui gagasan utama dan kalimat-kalimat penjelas tiap-tiap paragraf dalam wacana. Pokok pikiran wacana tersebut adalah penarikan 'Tay', setelah berkicau rasis di Twitter.

  2. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Microsoft baru saja meluncurkan&nbsp;<em>artificial inteligence</em> (Al) khusus untuk remaja. Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut "<em>millennial</em>". Sayangnya, 'Tay' malah meracau. la mengicaukan beberapa kalimat rasial di Twitter. Namun, beberapa kicauan itu telah dihapus saat ini. Hal tersebut memicu kontroversi di kalangan netizen. <em>Vice President of Microsoft Research</em> Peter Lee pun meminta maaf. "Kami minta maaf sedalam-dalamnya atas kicauan ofensif yang tak sengaja dilontarkan 'Tay,' kata dia, sebagaimana dilaporkan Mashable dan dihimpun Kompas Tekno, Selasa (29/3/2016).</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Meski meminta maaf, Lee tak mengakui insiden itu semata-mata kesalahan Microsoft. Menurut dia, sebelum diluncurkan, 'Tay' sudah dites berkali-kali agar hal-hal yang tak diinginkan terjadi. la pun berdalih kicauan rasial 'Tay' adalah hasil manipulasi <strong>oknum-oknum</strong> tak bertanggung jawab. "Ada pihak-pihak yang mengeksploitasi kelemahan 'Tay' saat 24 jam pertama dirilis," ia menuturkan. Untuk sementara, 'Tay' akan dinonaktifkan hingga waktu yang belum dipastikan.</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Pada dasarnya, 'Tay' mirip dengan asisten digital semisal "Siri" dan "Cortana". Bedanya, 'Tay' lebih spesifik menyasar remaja. la dibuat dengan pola pikir remaja, gaya bicara remaja, dan segalanya berbau remaja. Pekan lalu, 'Tay' diluncurkan sebagai eksperimen awal untuk mempelajari gimik generasi muda. la dirilis di Kik, Group Me, dan Twitter. Sekali berkoneksi dengan Tay di aplikasi-aplikasi tersebut, Anda bisa bertukar pesan penuh guyonan, membidik <em>selfie</em>, dan bermain <em>game</em>. (Sumber: <em>http://tekno.kompas.com/ tanggal 29 Maret 2016</em>)</p> <p>Saran yang tepat untuk wacana di atas adalah ....</p>
    1. Kekurangan 'Tay' pada 24 jam pertama setelah diluncurkan seharusnya dapat dihindari jika sistem operasional 'Tay' telah sempurna
    2. Sistem asisten digital 'Tay' masih belum sempurna sehingga dapat dimanipulasi oknum-oknum tak bertanggung jawab
    3. Sebaiknya pihak Microsoft lebih berhati-hati dan memperbaiki sistem 'Tay' sebelum diluncurkan kembali
    4. Eksperimen 'Tay' asisten digital millennial remaja mengalami kegagalan setelah dimanipulasi oknum-oknum tak bertanggung jawab di Twitter
    5. Sebaiknya kegagalan 'Tay' saat peluncuran perdananya dapat membuat pihak Microsoft lebih berhati-hati pada peluncuran selanjutnya
    Jawaban : c

    Saran merupakan sebuah solusi yang ditujukan kepada seseorang untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi. Saran yang tepat bagi wacana tersebut adalah sebaiknya pihak Microsoft lebih berhati-hati dan memperbaiki sistem 'Tay' sebelum diluncurkan kembali.

  3. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Microsoft baru saja meluncurkan&nbsp;<em>artificial inteligence</em> (Al) khusus untuk remaja. Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut "<em>millennial</em>". Sayangnya, 'Tay' malah meracau. la mengicaukan beberapa kalimat rasial di Twitter. Namun, beberapa kicauan itu telah dihapus saat ini. Hal tersebut memicu kontroversi di kalangan netizen. <em>Vice President of Microsoft Research</em> Peter Lee pun meminta maaf. "Kami minta maaf sedalam-dalamnya atas kicauan ofensif yang tak sengaja dilontarkan 'Tay,' kata dia, sebagaimana dilaporkan Mashable dan dihimpun Kompas Tekno, Selasa (29/3/2016).</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Meski meminta maaf, Lee tak mengakui insiden itu semata-mata kesalahan Microsoft. Menurut dia, sebelum diluncurkan, 'Tay' sudah dites berkali-kali agar hal-hal yang tak diinginkan terjadi. la pun berdalih kicauan rasial 'Tay' adalah hasil manipulasi <strong>oknum-oknum</strong> tak bertanggung jawab. "Ada pihak-pihak yang mengeksploitasi kelemahan 'Tay' saat 24 jam pertama dirilis," ia menuturkan. Untuk sementara, 'Tay' akan dinonaktifkan hingga waktu yang belum dipastikan.</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Pada dasarnya, 'Tay' mirip dengan asisten digital semisal "Siri" dan "Cortana". Bedanya, 'Tay' lebih spesifik menyasar remaja. la dibuat dengan pola pikir remaja, gaya bicara remaja, dan segalanya berbau remaja. Pekan lalu, 'Tay' diluncurkan sebagai eksperimen awal untuk mempelajari gimik generasi muda. la dirilis di Kik, Group Me, dan Twitter. Sekali berkoneksi dengan Tay di aplikasi-aplikasi tersebut, Anda bisa bertukar pesan penuh guyonan, membidik <em>selfie</em>, dan bermain <em>game</em>. (Sumber: <em>http://tekno.kompas.com/ tanggal 29 Maret 2016</em>)</p> <p>Kata <strong>oknum-oknum</strong> yang dicetak tebal dalam wacana di atas memiliki makna ....</p>
    1. Penjahat
    2. Perorangan
    3. Gerombolan
    4. Pengguna internet
    5. Kelompok
    Jawaban : a

    Kata oknum-oknum yang dicetak tebal dalam wacana di atas memiliki makna penjahat.

  4. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Microsoft baru saja meluncurkan&nbsp;<em>artificial inteligence</em> (Al) khusus untuk remaja. Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut "<em>millennial</em>". Sayangnya, 'Tay' malah meracau. la mengicaukan beberapa kalimat rasial di Twitter. Namun, beberapa kicauan itu telah dihapus saat ini. Hal tersebut memicu kontroversi di kalangan netizen. <em>Vice President of Microsoft Research</em> Peter Lee pun meminta maaf. "Kami minta maaf sedalam-dalamnya atas kicauan ofensif yang tak sengaja dilontarkan 'Tay,' kata dia, sebagaimana dilaporkan Mashable dan dihimpun Kompas Tekno, Selasa (29/3/2016).</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Meski meminta maaf, Lee tak mengakui insiden itu semata-mata kesalahan Microsoft. Menurut dia, sebelum diluncurkan, 'Tay' sudah dites berkali-kali agar hal-hal yang tak diinginkan terjadi. la pun berdalih kicauan rasial 'Tay' adalah hasil manipulasi <strong>oknum-oknum</strong> tak bertanggung jawab. "Ada pihak-pihak yang mengeksploitasi kelemahan 'Tay' saat 24 jam pertama dirilis," ia menuturkan. Untuk sementara, 'Tay' akan dinonaktifkan hingga waktu yang belum dipastikan.</p> <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Pada dasarnya, 'Tay' mirip dengan asisten digital semisal "Siri" dan "Cortana". Bedanya, 'Tay' lebih spesifik menyasar remaja. la dibuat dengan pola pikir remaja, gaya bicara remaja, dan segalanya berbau remaja. Pekan lalu, 'Tay' diluncurkan sebagai eksperimen awal untuk mempelajari gimik generasi muda. la dirilis di Kik, Group Me, dan Twitter. Sekali berkoneksi dengan Tay di aplikasi-aplikasi tersebut, Anda bisa bertukar pesan penuh guyonan, membidik <em>selfie</em>, dan bermain <em>game</em>. (Sumber: <em>http://tekno.kompas.com/ tanggal 29 Maret 2016</em>)</p> <p>Berdasarkan wacana di atas, 'Tay' dibuat dengan tujuan untuk ....</p>
    1. Eksperimen awal alat komunikasi baru untuk generasi muda
    2. Untuk mempelajari gimik generasi muda
    3. Bersaing dengan pendahulunya, seperti "Siri" dan "Cortana"
    4. Mempermudah hubungan komunikasi
    5. Teman komunikasi baru untuk generasi muda
    Jawaban : e

    Berdasarkan informasi pada wacana, 'Tay' dibuat dengan tujuan untuk teman komunikasi baru untuk generasi muda. Hal ini dapat dilihat pada kalimat kedua "Dinamai 'Tay', Al tersebut diharapkan bisa menjadi teman berkomunikasi yang baik bagi generasi muda atau kerap disebut millennial".

  5. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">(1) Kasus Zika yang ditularkan oleh nyamuk kian meluas, melanda hampir 46 negara di dunia. Kemungkinannya virus ini akan terus menyebar. Direktur&nbsp;<em>World Health Organization</em> (WHO), Margaret Chan mengatakan penyebaran dari virus ini menjadi tantangan terbesar untuk WHO dalam memberantas kasus Zika. "Penyakit nyamuk ini menyajikan ancaman besar, namun kemungkinan besar kasus akan menjadi lebih baik sebelum benar-benar menjadi lebih buruk lagi," ujarnya dalam laman Time, Jumat (26/2/2016). (2) Menurut WHO, kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya, seperti Ebola dan SARS. Namun, Zika lebih mematikan dari kedua penyakit tersebut. (3) Chan mengatakan, kedua penyakit tersebut hanya melanda sejumlah negara, sedangkan Zika tengah melanda 46 negara. (4) Terlebih nyamuk <em>Aedes aegypti</em> berada di 130 negara dan secara signifikan mampu meningkat juga menyebar lebih luas lagi. (5) Diketahui virus Zika telah berkaitan dengan kelahiran cacat pada janin ibunya tengah mengandung ketika terserang virus ini. Tak hanya cacat, gangguan lumpuh yang disebut dengan sindrom <em>GuillainBarre</em> pun dapat melanda penderita Zika. (6) WHO mengatakan masih banyak fakta Zika yang belum terungkap. "Kita berhadapan dengan virus yang begitu rumit dan tidak pasti, jadi kita harus siap untuk kejutan berikutnya," ujar Chan. (Sumber: <em>http://health.liputan6.com/ tanggal 26 Februari 2016</em>)</p> <p>Masalah utama yang dibicarakan dalam wacana di atas adalah ....</p>
    1. Belum ditemukannya obat bagi virus Zika
    2. Kerumitan virus Zika
    3. Kesulitan WHO menghadapi virus Zika
    4. Perbandingan virus Zika dengan wabah lainnya
    5. Dampak virus Zika
    Jawaban : b

    Tema adalah ide pokok suatu paragraf atau wacana yang bersifat khusus atau lebih spesifik. Tema yang sesuai dengan wacana di atas adalah kerumitan virus Zika.

  6. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">(1) Kasus Zika yang ditularkan oleh nyamuk kian meluas, melanda hampir 46 negara di dunia. Kemungkinannya virus ini akan terus menyebar. Direktur&nbsp;<em>World Health Organization</em> (WHO), Margaret Chan mengatakan penyebaran dari virus ini menjadi tantangan terbesar untuk WHO dalam memberantas kasus Zika. "Penyakit nyamuk ini menyajikan ancaman besar, namun kemungkinan besar kasus akan menjadi lebih baik sebelum benar-benar menjadi lebih buruk lagi," ujarnya dalam laman Time, Jumat (26/2/2016). (2) Menurut WHO, kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya, seperti Ebola dan SARS. Namun, Zika lebih mematikan dari kedua penyakit tersebut. (3) Chan mengatakan, kedua penyakit tersebut hanya melanda sejumlah negara, sedangkan Zika tengah melanda 46 negara. (4) Terlebih nyamuk <em>Aedes aegypti</em> berada di 130 negara dan secara signifikan mampu meningkat juga menyebar lebih luas lagi. (5) Diketahui virus Zika telah berkaitan dengan kelahiran cacat pada janin ibunya tengah mengandung ketika terserang virus ini. Tak hanya cacat, gangguan lumpuh yang disebut dengan sindrom <em>GuillainBarre</em> pun dapat melanda penderita Zika. (6) WHO mengatakan masih banyak fakta Zika yang belum terungkap. "Kita berhadapan dengan virus yang begitu rumit dan tidak pasti, jadi kita harus siap untuk kejutan berikutnya," ujar Chan. (Sumber: <em>http://health.liputan6.com/ tanggal 26 Februari 2016</em>)</p> <p>Hubungan sebab-akibat yang dapat diringkas dari seluruh isi teks di atas adalah ....</p>
    1. Rumitnya virus Zika menyebabkan penyebaran virus ini tidak terkendali
    2. Belum ditemukannya obat untuk wabah virus Zika mengakibatkan WHO kesulitan menghadapinya
    3. Kerumitan virus Zika berkaitan dengan kelahiran cacat pada janin yang terserang virus ini
    4. Luasnya penyebaran nyamuk Aedes aegypti membuat WHO kewalahan
    5. Virus Zika dapat mengakibatkan kelahiran cacat dan sindrom GuillainBarre
    Jawaban : a

    Hubungan sistematis antarkalimat yang membentuk wacana, antara lain adalah sebab-akibat, perbandingan, parafrasis, amplifikasi, aditif, identifikasi, umum khusus, dan referensi. Hubungan sebab-akibat adalah kalimat yang satu menjadi sebab dari satu kejadian dan kalimat lain menjadi akibatnya. Berdasarkan hal tersebut, hubungan sebab-akibat yang dapat diringkas dari seluruh isi teks di atas adalah rumitnya virus Zika menyebabkan penyebaran virus ini tidak terkendali.

  7. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">(1) Kasus Zika yang ditularkan oleh nyamuk kian meluas, melanda hampir 46 negara di dunia. Kemungkinannya virus ini akan terus menyebar. Direktur&nbsp;<em>World Health Organization</em> (WHO), Margaret Chan mengatakan penyebaran dari virus ini menjadi tantangan terbesar untuk WHO dalam memberantas kasus Zika. "Penyakit nyamuk ini menyajikan ancaman besar, namun kemungkinan besar kasus akan menjadi lebih baik sebelum benar-benar menjadi lebih buruk lagi," ujarnya dalam laman Time, Jumat (26/2/2016). (2) Menurut WHO, kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya, seperti Ebola dan SARS. Namun, Zika lebih mematikan dari kedua penyakit tersebut. (3) Chan mengatakan, kedua penyakit tersebut hanya melanda sejumlah negara, sedangkan Zika tengah melanda 46 negara. (4) Terlebih nyamuk <em>Aedes aegypti</em> berada di 130 negara dan secara signifikan mampu meningkat juga menyebar lebih luas lagi. (5) Diketahui virus Zika telah berkaitan dengan kelahiran cacat pada janin ibunya tengah mengandung ketika terserang virus ini. Tak hanya cacat, gangguan lumpuh yang disebut dengan sindrom <em>GuillainBarre</em> pun dapat melanda penderita Zika. (6) WHO mengatakan masih banyak fakta Zika yang belum terungkap. "Kita berhadapan dengan virus yang begitu rumit dan tidak pasti, jadi kita harus siap untuk kejutan berikutnya," ujar Chan. (Sumber: <em>http://health.liputan6.com/ tanggal 26 Februari 2016</em>)</p> <p>Kalimat majemuk setara dalam paragraf di atas ditunjukkan oleh kalimat ....</p>
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
    5. 5
    Jawaban : d

    Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang setara/sederajat kedudukannya dan menggunakan kata hubung. Kalimat majemuk setara dibagi menjadi tiga, yaitu:

    1. Kalimat majemuk setara sejalan (ditandai dengan kata dan, sesudah itu, sebelum, ketika, dan lain-lain)
    2. Kalimat majemuk setara berlawanan (ditandai dengan kata tetapi, melainkan, namun, dan lain-lain)
    3. Kalimat majemuk setara sebabakibat (ditandai dengan kata karena, akibatnya, sehingga, dan lain-lain)

    Jadi, kalimat majemuk setara dalam wacana ditunjukkan oleh kalimat ke-4, yaitu "Terlebih nyamuk Aedes aegypti berada di 130 negara dan secara signifikan mampu meningkat juga menyebar lebih luas lagi." Ditunjukkan dengan adanya kata hubung dan.

  8. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">(1) Kasus Zika yang ditularkan oleh nyamuk kian meluas, melanda hampir 46 negara di dunia. Kemungkinannya virus ini akan terus menyebar. Direktur&nbsp;<em>World Health Organization</em> (WHO), Margaret Chan mengatakan penyebaran dari virus ini menjadi tantangan terbesar untuk WHO dalam memberantas kasus Zika. "Penyakit nyamuk ini menyajikan ancaman besar, namun kemungkinan besar kasus akan menjadi lebih baik sebelum benar-benar menjadi lebih buruk lagi," ujarnya dalam laman Time, Jumat (26/2/2016). (2) Menurut WHO, kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya, seperti Ebola dan SARS. Namun, Zika lebih mematikan dari kedua penyakit tersebut. (3) Chan mengatakan, kedua penyakit tersebut hanya melanda sejumlah negara, sedangkan Zika tengah melanda 46 negara. (4) Terlebih nyamuk <em>Aedes aegypti</em> berada di 130 negara dan secara signifikan mampu meningkat juga menyebar lebih luas lagi. (5) Diketahui virus Zika telah berkaitan dengan kelahiran cacat pada janin ibunya tengah mengandung ketika terserang virus ini. Tak hanya cacat, gangguan lumpuh yang disebut dengan sindrom <em>GuillainBarre</em> pun dapat melanda penderita Zika. (6) WHO mengatakan masih banyak fakta Zika yang belum terungkap. "Kita berhadapan dengan virus yang begitu rumit dan tidak pasti, jadi kita harus siap untuk kejutan berikutnya," ujar Chan. (Sumber: <em>http://health.liputan6.com/ tanggal 26 Februari 2016</em>)</p> <p>Struktur generik wacana di atas adalah ....</p>
    1. Orientasi, komplikasi, resolusi
    2. ldentifikasi, klasifikasi, deskripsi bagian
    3. Pernyataan umum, pernyataan penjelas/alasan, intepretasi
    4. Abstraksi, orientasi, krisis, reaksi
    5. Abstraksi, komplikasi, evaluasi, resolusi
    Jawaban : c

    Struktur generik adalah struktur umum yang menggabungkan beberapa kalimat ke dalam paragraf. Struktur generik adalah sebagai berikut:

    • Pernyataan umum (Kasus Zika yang ditularkan oleh nyamuk kian meluas, melanda hampir 46 negara di dunia).
    • Pernyataan penjelas (Chan mengatakan, kedua penyakit tersebut hanya melanda sejumlah negara, sedangkan Zika tengah melanda 46 negara).
    • lnterpretasi/penafsiran ("Kita berhadapan dengan virus yang begitu rumit dan tidak pasti, jadi kita harus siap untuk kejutan berikutnya," ujar Chan).
  9. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">(1) Kasus Zika yang ditularkan oleh nyamuk kian meluas, melanda hampir 46 negara di dunia. Kemungkinannya virus ini akan terus menyebar. Direktur&nbsp;<em>World Health Organization</em> (WHO), Margaret Chan mengatakan penyebaran dari virus ini menjadi tantangan terbesar untuk WHO dalam memberantas kasus Zika. "Penyakit nyamuk ini menyajikan ancaman besar, namun kemungkinan besar kasus akan menjadi lebih baik sebelum benar-benar menjadi lebih buruk lagi," ujarnya dalam laman Time, Jumat (26/2/2016). (2) Menurut WHO, kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya, seperti Ebola dan SARS. Namun, Zika lebih mematikan dari kedua penyakit tersebut. (3) Chan mengatakan, kedua penyakit tersebut hanya melanda sejumlah negara, sedangkan Zika tengah melanda 46 negara. (4) Terlebih nyamuk <em>Aedes aegypti</em> berada di 130 negara dan secara signifikan mampu meningkat juga menyebar lebih luas lagi. (5) Diketahui virus Zika telah berkaitan dengan kelahiran cacat pada janin ibunya tengah mengandung ketika terserang virus ini. Tak hanya cacat, gangguan lumpuh yang disebut dengan sindrom <em>GuillainBarre</em> pun dapat melanda penderita Zika. (6) WHO mengatakan masih banyak fakta Zika yang belum terungkap. "Kita berhadapan dengan virus yang begitu rumit dan tidak pasti, jadi kita harus siap untuk kejutan berikutnya," ujar Chan. (Sumber: <em>http://health.liputan6.com/ tanggal 26 Februari 2016</em>)</p> <p>lnformasi yang sesuai dengan paragraf di atas adalah ....</p>
    1. Nyamuk Aedes aegypti tersebar di 131 negara dan mampu menyebar lebih luas lagi
    2. Kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya, seperti Ebola dan HIV
    3. Zika lebih mematikan dibandingkan dengan Ebola dan SARS
    4. Zika dikaitkan dengan cacat perkembangan otak saat kehamilan dan penyakit auto-kekebalan yang disebut dengan sindrom Guilty-Borre
    5. Virus ditemukan di 46 negara dan sekarang mengancam akan meluas ke Asia
    Jawaban : c

    Informasi yang sesuai dengan paragraf di atas adalah Zika lebih mematikan dibandingkan dengan Ebola dan SARS. Hal ini dapat dilihat pada kalimat ke-2 "Menurut WHO kasus Zika ini menyerupai wabah penyakit besar sebelumnya seperti Ebola dan SARS, namun Zika lebih mematikan dari kedua penyakit tersebut."

  10. <p style="text-align: justify; text-indent: 2em;">Sembilan wakil Indonesia dipastikan siap bertanding di India&nbsp;<em>Open Super Series 2016</em>. Turnamen bergengsi itu akan dihelat di <em>Siri Fort Indoor Stadium</em> pada 29 Maret-3 April 2016. Kontingen Merah Putih mengirimkan dua tunggal putra Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro dan dua tunggal putri Linda Wenifanetri dan Maria Febe Kusumastuti. Di sektor ganda putri ada Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi. "Kami sudah siap tampil dan ingin memberikan yang terbaik. Jangan cepat menyerah. Kami akan berusaha mengeluarkan permainan maksimal," kata pebulu tangkis Indonesia Ni Ketut seperti dikutip Badminton Indonesia, Selasa (29/3/2016). Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi tumpuan Indonesia di sektor ganda putra. Di sektor ganda campuran, Indonesia hanya menempatkan satu wakil, yakni Riky Widianto/Richi Puspita Dili. Indonesia memiliki catatan kurang apik pada gelaran India <em>Open Super Series</em> tahun lalu. Ketika itu, tidak ada wakil Indonesia yang mampu menembus babak final. Indonesia hanya menjadi semifinalis yang diwakili Tommy Sugiarto, Praveen Jordan/Debby Susanto, dan Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja. (Badmintonindonesia) (Sumber: <em>http://olahraga.metrotvnews.com tanggal 29 Maret 2016</em>)</p> <p>Apa yang menjadi topik dalam wacana di atas?</p>
    1. Wakil Indonesia di Turnamen India Open Super Series
    2. Sembilan wakil Indonesia dikirim ke India
    3. Turnamen India Open Series untuk Olahraga badminton
    4. Persiapan India Open Series 2016
    5. Persiapan wakil Indonesia di India Open Series 2016
    Jawaban : a

    Topik yang rnencakup keseluruhan ide wacana tersebut adalah wakil Indonesia di turnamen India Open Super Series.