-
Sebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Pertimbangan Agung dibentuk menurut Undang-Undang Dasar, segala kekuasaannya dijalankan oleh ...
- Presiden dan MPR terdapat dalam aturan peralihan no. I
- Presiden dibantu Komite Nasional terdapat dalam aturan peralihan no. IV
- MPR dan DPR terdapat dalam aturan peralihan no. II
- DPR dan Komite Nasional terdapat dalam aturan peralihan no. Ill
- MPRS dan MA terdapat dalam aturan peralihan no. IV
Jawaban : bSebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Pertimbangan Agung dibentuk, segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden dengan bantuan Komite Nasional terdapat dalam UUD 1945 aturan peralihan No. IV.
-
Berikut ini adalah makna dan isi dari pembukaan UUD 1945 alinea pertama, kecuali ...
- Pernyataan subjektif bangsa Indonesia untuk menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia
- Pernyataan objektif bangsa Indonesia bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan
- Adanya momentum yang harus dapat dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan
- Pemerintahan Indonesia mendukung kemerdekaan bagi suatu bangsa untuk berdiri sendiri
- Keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuknya
Jawaban : cBerikut ini adalah makna dan isi dari pembukaan UUD 1945 alinea pertama.
- Pernyataan subjektif bangsa Indonesia untuk menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia.
- Pernyataan objektif bangsa Indonesia bahwa penjajahan tidak sesuai dengan kemanusiaan dan perikeadilan.
- Pemerintahan Indonesia mendukung kemerdekaan bagi suatu bangsa untuk berdiri sendiri.
- Keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuknya.
Jadi, yang bukan termasuk makna dan isi alinea I UUD 1945 adalah adanya momentum yang harusdapat dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan.
-
Peraturan pembuatan perundang-undangan di Indonesia secara yuridis harus memuat beberapa hal berikut ini, kecuali ...
- Adanya kewenangan dari pembuat peraturan perundang-undangan
- Adanya kesesuaian antara jenis dan materi muatan peraturan perundangundangan
- Tidak bertentangan dengan cita-cita moral dan cita-cita hukum sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila
- Mengikuti cara-cara atau prosedur tertentu
- Tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi ting kata n nya
Jawaban : cDalam pembuatan peraturan perundangundangan secara yuridis harus memuat:
- Adanya kewenangan dari pembuat peraturan perundang-undangan.
- Adanya kesesuaian antara jenis dan materi muatan peraturan perundangundangan.
- Mengikuti cara-cara atau prosedur tertentu.
- Tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi tingkatannya.
Jadi, yang bukan termasuk adalah tidak bertentangan dengan cita-cita moral dan cita-cita hukum sebagaimana diamanatkan oleh Pancasila.
-
Menurut Undang-Undang No.12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan, tata peraturan perundang-undangan di Indonesia diatur dari atas ke bawah dengan urutan sebagai berikut, yaitu ...
- UUD 1945, TAP MPR, Perpu, Peraturan Pemerintah, Perpres, Perda Provinsi, dan Perda Kabupaten
- UUD 1945, Perpres, TAP MPR, Peraturan pemerintah, Perpu, Perda Provinsi, dan Perda Kabupaten
- TAP MPR, UUD 1945, Perpres, Peraturan Pemerintah, Perpu, Perda Provinsi, dan Hukum Adat
- Pancasila, UUD 1945, TAP MPR, Perpu, Perpres, Peraturan Pemerintah, dan Perda
- UUD 1945, TAP MPR, Perpu, Peraturan Pemerintah, Perpres, Perda, dan Hukum Adat
Jawaban : aMenurut Undang-Undang No.12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, tata Peraturan Perundang-undangan di Indonesia, yaitu: UUD 1945, TAP MPR, Perpu, Peraturan Pemerintah, Perpres, Perda Provinsi, dan Perda Kabupaten.
-
Berikut ini yang merupakan perubahan wewenang pada DPR setelah terjadinya amandemen adalah ...
- Memberikan persetujuan atas Perpu
- Memberikan persetujuan atas anggaran belanja negara
- Meminta MPR untuk mengadakan sidang istimewa guna meminta pertanggungjawaban Presiden
- Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD
- DPR berwenang memilih anggotaanggota BPK dan tiga hakim pada Mahkamah Konstitusi
Jawaban : dSetelah amandemen, kedudukan DPR diperkuat sebagai lembaga legislatif dan fungsi serta wewenangnya sebagai berikut:
- Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama.
- Membahas dan memberikan persetujuan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU).
- Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakannya dalam pembahasan.
- Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD.
- Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU, APBN, serta kebijakan pemerintah.
-
Kekuasaan Pemerintahan Indonesia menurut Undang-Undang Dasar pasal 1 sampai 16 dan pasal 19 sampai dengan pasal 23 ayat 1 dan ayat 5, serta pasal 24 diatur sebagai berikut ini, yaitu ...
- Kekuasaan untuk menjalankan perundang-undangan negara atau kekuasaan legislatif dilakukan oleh pemerintah
- Kekuasaan untuk memberikan pertimbangan kenegaraan pad a pemerintah atau kekuasaan yudikatif dilaksanakan oleh DPA
- Kekuasaan membentuk perundang-undangan negara atau kekuasaan eksekutif dilakukan oleh DPR
- Kekuasaan untuk mengadakan pemeriksaan keuangan negara atau kekuasaan eksaminatif dilakukan oleh BPK
- Kekuasaan untuk mempertahankan undang-undang negara atau kekuasaan inspektif dilakukan oleh MK
Jawaban : dKekuasaan Pemerintahan Indonesia menurut Undang-Undang Dasar pasal 1-16 dan pasal 19 sampai dengan pasal 23 ayat 1 dan ayat 5, serta pasal 24 diatur sebagai berikut:
- Kekuasaan menjalankan perundangundangan negara atau kekuasaan eksekutif dilakukan oleh pemerintah.
- Kekuasaan untuk memberikan pertimbangan kenegaraan pada pemerintah atau kekuasaan legislatif/konsultatif dilaksanakan oleh DPA.
- Kekuasaan membentuk perundang-undangan negara atau kekuasaan legislatif dilakukan oleh DPR.
- Kekuasaan mengadakan pemeriksaan keuangan negara atau kekuasaan eksaminatif/inspektif dilakukan oleh BPK.
- Kekuasaan mempertahankan undangundang negara atau kekuasaan yudikatif dilakukan oleh MA.
-
Selama Orde Baru, UUD 1945 menjadi sangat "sakral", dan diatur melalui sejumlah aturan, salah satunya berbunyi: Majelis bertekad untuk mempertahankan UUD 1945, tidak wasiat akan membuat beberapa perubahan yang ditetapkan dengan ...
- Keputusan No. I/MPR/1983
- Keputusan No. IV/MPR/1983
- Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1985
- Keputusan No. V/MPR/1983
- Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1985
Jawaban : aSela ma Orde Baru, UUD 1945 juga menjadi sangat "sakral" sehingga pemerintah menetapkannya dalam beberapa peraturan, antara lain:
- Keputusan No. I/MPR/1983 yang menyatakan bahwa Majelis bertekad untuk mempertahankan UUD 1945, tidak wasiat akan membuat beberapa perubahan
- Keputusan No.IV/MPR/1983 referendum yang antara lain, menyatakan bahwa jika keinginan majelis mengubah UUD 1945, terlebih dahulu harus meminta pendapat rakyat melalui referendum.
- Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1985 tentang referendum yang merupakan implementasi dari Keputusan No. IV/MPR/1983.
-
Berikut ini yang bukan merupakan pasangan pasal dan perubahannya pada amandemen UUD 1945 yang pertama adalah ...
- Pasal 5 ayat 1, "Presiden berhak undanguntuk mengadakan mengajukan rancangan undang kepada DPR."
- Pasal 7, "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan."
- Pasal 15, "Presiden memberi gelar tanda jasa, dan lain-lain tanda kehormatan yang diatur dengan undang-undang."
- Pasal 20 ayat 1, "Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar."
- Pasal 17 ayat 2, "Para menteri diangkat dan diberhentikan oleh Presiden."
Jawaban : dPasangan yang tidak tepat untuk pasangan pasal dan keterangan setelah amandemen I adalah pasal 20 ayat 1 "Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar" (SALAH)
Seharusnya, pasal 20 ayat 1 "Tiap-tiap undang-undang menghendaki persetujuan Dewan Perwakilan rakyat menjadi Dewan Perwakilan Rakyat memegang kekuasaan membentuk undang-undang."
-
Bab XI dalam UUD 1945 berisi tentang ...
- Pertahanan dan Keamanan Negara
- Agama
- Bendera dan Bahasa
- Pendidikan
- Kesejahteraan Sosial
Jawaban : bBatang tubuh UUD 1945 terdiri atas 16 BAB, yaitu:
- BAB I: Bentuk dan Kedaulatan (Pasal 1).
- BAB II: Majelis Permusyawaratan Rakyat (Pasal 2 dan Pasal 3).
- BAB Ill: Kekuasaan Pemerintahan Negara (Pasal 4, 5, 6, 6A, 7, 7A, 7B, 7C, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, dan 15).
- BAB IV: Dewan Pertimbangan Agung (Pasal 16).
- BAB V: Kementerian Negara (Pasal 17).
- BAB VI: Pemerintah Daerah (Pasal 18).
- BAB VII: Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 19, 20, 21, dan 22).
- BAB VIII: Hal Keuangan (Pasal 23).
- BAB IX: Kekuasaan Kehakiman (Pasal 24 dan Pasal 25).
- BAB X: Warga negara (Pasal 26, 27, dan 28).
- BAB XI: Agama (Pasal 29)
-
Untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran bersama, berdasarkan pasal 33 ayat 3, negara memiliki hak untuk ...
- Hak untuk mewajibkan setiap warga negara untuk ikut serta dalam upaya pembelaan hukum
- Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintahannya
- Hak negara untuk menguasai bumi, air, dan kekayaan untuk kepentingan rakyatnya
- Hak negara untuk mencetak uang dan menentukan mata uang sebagai alat tukar dalam masyarakat
- Hak negara untuk mengadakan pinjaman paksa kepada warga negara (obligasi, sanering uang, devaluasi nilai mata uang)
Jawaban : cBerdasarkan pasal 33 ayat 3, yaitu "Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat."
Jadi, hak negara untuk menguasai bumi, air, dan kekayaan untuk kepentingan rakyatnya adalah pilihan jawaban yang benar.